Ketahui Perbandingan Plywood dan Blockboard Sebelum Membeli!

Sumber: unsplash.com

Kayu olahan menjadi incaran bagi banyak orang untuk menghiasi ruangan rumah, seperti ruang tamu, dapur, kamar, dan ruang lainnya. Dua dari beberapa jenis kayu olahan seperti plywood (kayu lapis) dan blockboard juga banyak digunakan oleh banyak orang. Tetapi, tahukan anda perbandingan dari dua jenis kayu olahan tersebut? Untuk mengetahuinya, baca artikel ini sampai habis ya!

 

1.   Plywood

Lem kayu dan lem hpl Crona - en.wikipedia.org Spruce plywood e1594866617864
en.wikipedia.org

Plywood merupakan sebuah kayu olahan yang terbuat dari lapisan-lapisan kayu solid atau kayu alam yang diberi tekanan tinggi. Jenis kayu olahan ini memiliki tekstur yang lebih rapat, sehingga lebih baik dari segi kekuatan dan ketahanan terhadap air jika dibandingkan dengan jenis kayu olahan lainnya.

Jika membahas kekuatan dari masing-masing lapisan dari plywood, pada umumnya lapisan terluar memiliki kekuatan yang lebih besar daripada bagian tengahnya. Mengapa seperti itu? karena untuk mendapatkan hasil reduksi yang baik dari proses pemuaian dan tekanan tekuk, lapisan yang memiliki kekuatan lebih besar diperlukan untuk melindungi lapisan dalamnya. Beberapa plywood di Indonesia menggunakan kayu pinus, kayu sungkai, serta kayu sengon untuk bahan pembuatannya.

Plywood dapat bertahan dari resiko pecah, retak, hingga melengkung, tetapi hal ini berkaitan dengan ketebalan plywood yang digunakan. Selain itu, plywood yang berukuran panjang memiliki kelemahan, yaitu rentan memuai ataupun melengkung pada bagian tengahnya.

 

2. Blockboard

Lem kayu dan lem hpl Crona - pasarkayu.co .id ISA Blockboard semarang e1594866836191
pasarkayu.co.id

Blockboard merupakan sebuah balok kayu lunak yang dipadatkan menggunakan mesin, lalu diberi pelapis veneer kayu, sehingga terbentuk lembaran-lembaran papan kayu yang terlihat halus dan mengkilap.

Jenis kayu buatan ini terdiri dari 3 lapisan, diantaranya lapisan pertama yang merupakan lembaran plywood dengan ketebalan 0,5 – 2mm. Lalu, pada lapisan selanjutnya merupakan kayu hutan seperti kayu meranti, hingga kayu albasia yang telah dipotong dan dilaminasi. Pada lapisan ketiga, diisi dengan lapisan plywood seperti dengan lapisan pertama.

Blockboard memiliki dua jenis lapisan diantaranya lapisan melamin dan lapisan biasa

 

 

Perbandingan Plywood dan Blockboard

Pada pembahasan sebelumnya kita sudah mengetahui apa itu plywood dan blockboard. Sekarang, biar semakin jelas, kita bahas perbandingan dari kedua kayu olahan tersebut yuk

 

1. Penggunaan

Lem kayu dan lem hpl Crona - goashape W6B7A4Vno4 unsplash3 e1594892276509
Sumber: unsplash.com

 

Lem kayu dan lem hpl Crona - sidekix media zFGBEikZoRg unsplash scaled e1594891932557
Sumber: unsplash.com

Plywood banyak diaplikasikan untuk pembuatan furniture, diantaranya yaitu pintu, kursi, meja, lemari, dan sebagainya. Sedangkan blockboard pada umumnya digunakan di dalam ruangan, seperti kitchen set, penyekat kamar, meja kerja, dan sebagainya.

 

2. Bobot

Bobot atau muatan pada plywood lebih berat dibandingkan blockboard, karena terdapat kayu solid pada lapisan plywood. Sedangkan blockboard hanya terdiri dari lapisan-lapisan kayu yang ringan.

 

3. Proses pengaplikasian

Pada proses pengaplikasian atau pengolahan menjadi sebuah benda, kayu plywood membutuhkan alat khusus dalam proses pemotongannya. Sedangkan blockboard yang memiliki muatan lebih ringan, dapat dipotong menggunakan gergaji ataupun alat pemotong biasa.

 

4. Kelebihan

Kekuatan yang ada pada plywood yaitu dapat bertahan dari resiko pecah, retak, hingga melengkung, tetapi hal ini berkaitan dengan ketebalan plywood yang digunakan. Sedangkan blockboard tidak mudah mengalami pemuaian karena karakter kayu yang dimiliki oleh blockboard cenderung kaku

 

5. Kelemahan

Kelemahan plywood terdapat pada plywood yang berukuran panjang, yaitu rentan memuai ataupun melengkung pada bagian tengahnya. Sedangkan lapisan veneer pada blockboard rentan mengalami pelapukan jika terkena udara luar.

 

6. Struktur lapisan kayu

Plywood ataupun blockboard memiliki struktur lapisan kayu yang seimbang, sehingga kedua jenis kayu olahan tersebut dapat bertahan pada guncangan maupun benturan

 

7. Keterbatasan pembentukan

Satu hal yang perlu diperhatikan pada kedua jenis kayu olahan ini, yaitu hanya dapat dibentuk dengan permukaan datar saja, karena baik plywood maupun blockboard tidak bersifat elastis.

 

Itu dia beberapa perbandingan antara plywood dan blockboard yang dapat dipertimbangkan. Jadi, anda tidak bingung lagi, bukan?

 

Selamat menentukan pilihan anda!

Apapun kerajinan kayunya jangan lupa gunakan produk Crona yaa

 

Untuk pembelian produk Crona, bisa melalui toko partner terdekat anda, dan anda bisa mengecek melalui fitur mitra pada bagian menu. Jika, toko partner di wilayah anda belum ditemukan, segera hubungi media sosial kami ya!

Table of Contents

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Lem kayu

Lem Kayu Yang Paling Populer Di Kalangan Pengrajin Kayu

Kamu sedang mencari jenis lem kayu yang populer di dunia pengrajin kayu? Pas banget nih, kali ini MinCro mau membahas tentang beberapa jenis lem kayu yang populer di kalangan pengrajin kayu.  Sebelum itu, banyaknya jenis lem kayu yang ada ditujukan untuk menyesuaikan kebutuhan bagi para pengrajin kayu, mulai dari butuh yang tahan solvent (cairan thiner) pada saat melakukan finishing, lem yang tahan air untuk kerajinan kayu eksterior, hingga kebutuhan launnya, Banyak banget kan? Hehehe    Beberapa Jenis Lem Kayu Yang Populer  Lem Alifatik  Jenis lem alifatik ini banyak digunakan para pengrajin kayu karena lem ini memiliki keunggulan yang sesuai untuk membuat kerajinan kayu yang ditempatkan di dalam ruangan, Lem ini berbeda dengan lem putih biasa, lem alifatik memiliki keunggulan yang cepar kering, hasil akhir sambungan kayu yang kuat, hingga punya perlindungan terhadap cairan solvent nih Sobat

Read More »
Arrow-up