Search

HPL Sering Menggelembung? Ini Penyebab Utama dan Solusi Lem yang Tepat

Lem HPL - HPL menggelembung

Halo Sobat Crona! HPL sering menggelembung dan MinCro tahu banget rasanya ketika proyek sudah hampi selesai.. eh permukaan HPL malah jadi gelembung. Nyebelin kan?

Kenapa Permukaan HPL Menggelembung?

Dan pertanyaannya: Benarkah masalahnya selalu karena tukang “kurang rapi?” Atau ada faktor lain yang dianggap sepele?

Yuk, kita bahas bareng…

1. Kok HPL bisa menggelembung? Salah lem atau salah cara pakainya?

Ini bagian yang sering bikin orang salah paham.
Banyak Sobat Crona bilang:
“MinCro, HPL saya kok ngelembung? Apa karena lemnya gak kuat?”

Eiits, jangan buru-buru menyalahkan lem.

Skeptis sedikit boleh dong? Karena 70% kasus “HPL menggelembung” itu sebagian bukan karena kesalahan tukang, bisa jadi karena kualitas lemnya dan beberapa faktor berikut:

  • Persiapan media (triplek, MDF, multiplek) kurang diperhatikan, seperti kotor, masih lembab saat HPL diaplikasikan, dan tidak rata.
  • Aplikasi lem yang kurang merata. Pengaplikasian lem yang kurang merata bisa menyebabkan HPL tidak menempel sempurna, yang akan terbentuk ruang kosong dibawah lapisan HPL yang bakal menjadi tempat udara terperangkap dan akan menimbulkan gelembung.
  • Waktu pengeringan yang kurang tepat. Sebaiknya perhatikan lem yang kamu gunakan. Gunakan lem yang tahan panas dan daya rekat yang kuat & tahan lama.

Pilih lem yang tepat untuk finishing HPL & decosheet

Nah, ini poin penting yang kadang diabaikan.
HPL itu material pelapis dekoratif tahan lama yang terbuat dari lapisan kertas kraft dan kertas dekoratif yang diresapi resin. lalu dipress dengan panas dan tekanan tinggi sehingga menjadi lembaran kertas, kuat, dan tahan gores, air, dan panas. Saat pemasangannya, HPL butuh lem yang punya daya rekat tinggi dan tahan panas.

Lem HPL - Finishing HPL & Decosheet

2. Jadi solusinya apa? yang masuk akal secara teknis

Di titik ini MinCro harus jujur dan realita.
Kalau Sobat Crona mau hasil yang rapi, presisi, dan nggak gampang lepas dan gelembung, kamu bisa coba pakai lem yang diformulasi khusus untuk HPL, decosheet, dan veneer kayu.

Contoh yang relevan: Lem Crona WOW

Tapi bukan sekedar karena MinCro mau promosi, logikanya begini:

Kenapa Lem Crona WOW sangat rekomended (secara teknis, buka cuma klaim)?

  • Daya rekatnya tinggi, setelah aplikasi tunggu 5 menit HPL sudah tidak geser. Setelah dioles bisa tunggu 5 menit terus tempel, HPL udah gak bisa geser lagi, atau bisa juga dioles langsung tempel dan tunggu 5 menit, HPL sudah tidak geser.
  • Tahan panas (ini penting untuk area dapur & lemari atas).
  • lemnya stabil, tidak mudah menggumpal, mudah diratakan, mencegah area kosong yang bikin HPL ngangkat.
  • Tidak bikin permukaan HPL gelembung.
  • Tidak berbau menyengat.
  • Dan hanya oles 1 sisi.

Lem HPL - Lem Crona WOW 4 kg

3. Cara pakai HPL yang benar dengan Lem Crona WOW

  1. Pastikan area aplikasi bersih dari kotoran, minyak, dan dalam kondisi kering.
  2. Gunakan roll/kuas untuk pengaplikasian lem secara merata.
  3. Aplikasikan hanya pada triplek/bidang yang akan ditempatkan HPL/PVC (aplikasi satu sisi) secara horizontal dan vertikal secara merata.
  4. Langsung tempelkan HPL/PVC
  5. Gosok seluruh bagian hingga menempel dengan baik (tidak perlu mesin press) dengan kain atau alat lainnya.
  6. Tunggu selama 1×24 jam untuk hasil maksimal.

Dikarenakan lem waterbased, hindari aplikasi secara berlebihan (cukup 1-2 kali sampai seluruh area rata tertutupi lem)
Gunakan lem khusus HPL, seperti Lem Crona WOW yang memang diformulasikan untuk HPL, decosheet, dan vener kayu.

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Arrow-up