Menarik! Ini Dia Beberapa Gedung-gedung Tingkat Berbahan Kayu!

Sumber: unsplash.com

Kayu merupakan salah satu bahan material favorit bagi banyak orang. Baha material ini sering ditemui dalam bentuk mebel ataupun furniture. Namun, bagaimana jika kayu dijadikan sebagai bahan utama untuk sebuah bangunan?

Apakah kalian tahu bahwa terdapat beberapa bangunan yang memberikan tampilan yang didominasi oleh bahan kayu. Proses pembangunan pada bangunan kayu menggunakan beberapa material berbahan dasar kayu seperti cross-laminated timber (CLT) serta Glued Laminated Timber (glulam). Ini dia beberapa hotel yang memberikan tampilan kayu:

 

1. Wooden Cave – Yunani

Lem kayu dan lem hpl Crona - archello.com 1.1591783879.2208 e1594815222101
Sumber: archello.com

Di wilayah selatan Yunani, tepatnya di desa Trikala Korinthis, terdapat sebuah hotel yang memiliki tampilan desain yang berbeda pada umumnya.

Tampilan hotel ini benar-benar dipenuhi serta dikelilingi oleh bahan-bahan kayu. Jika anda melihat ke atas, bawah, kanan, ataupun kiri, anda akan menikmati tampilan kayu di setiap sisinya. Pada bagian dinding akan terlihat tampilan kayu yang melengkung dan anda akan merasa seperti di dalam goa berkayu.

Bangunan hotel ini membutuhkan kurang lebih 1112 potong pohon cemara untuk menghiasi wooden cave ini. Furniture-furniture yang ada di dalamnya tentunya juga menggunakan bahan kayu, seperti lemari, buffet, hingga lantai.

Selain kayu, wooden cave ini juga menggunakan bahan kaca yang dapat memperlihatkan pemandangan yang indah.

 

2. Wood Hotel – Brumunddal, Norwegia

Lem kayu dan lem hpl Crona - dezeen.com mjostarnet norway voll worlds tallest timber tower col 1 852x1279 1
Sumber: dezeen.com

Bangunan yang bernama Wood Hotel ini terdiri dari 18 tingkat serta berisi apartemen dan ruang kantor. Memiliki 18 tingkat membuat bangunan ini mendapatkan rekor bangunan tertinggi berbahan kayu pada akhir tahun 2019.

Oystein Elsgass yang menjadi mitra arsitektur dari bangunan ini, ingin menginspirasi orang lain untuk membuat sebuah bangunan yang sejenis dengan Wood Hotel.

Teknologi yang digunakan dalam proses pembangunan Wood Hotel yaitu cross-laminated timber (CLT) dimana kayu berlapis dibuat dengan persilangan 90 derajat, lalu kayu tersebut dilem serta dikompress dengan tekanan yang besar agar memperoleh hasil yang menyatu dengan kuat.

 

 

 

 

 

 

 

3. Brock Commons Tallwood House – Vancouver

Lem kayu dan lem hpl Crona - vancouver.housing.ubc .ca Brock Commons Tallwood House–web e1594815788758
vancouver.housing.ubc.ca

Brock Commons Tallwood House merupakan sebuah apartemen mahasiswa Vancouver yang memiliki 18 tingkat dengan ketinggian hingga 53 meter. Daya tampung mahasiswa yang dimiliki pada bangunan ini yaitu sebanyak 404 orang.

Bangunan ini menggunakan Glulam pada bagian dinding, sedangkan untuk lantainya menggunakan bahan CLT. Waktu yang dibutuhkan pada proses pembangunan Brock Commons Tallwood House hanya 70 hari, cepat sekali ya.

Sebelum proses pembangunan berlangsung, Acton Ostry Architect, Fast + Epp, serta penasihat bangunan kayu, Hermann Kaufmann, merancang bangunan Brock Commons Tallwood House secara bersama-sama.

 

4. 25 King – Brisbane

Lem kayu dan lem hpl Crona - theweekendedition.com .au gedung 25 king e1594859745606
theweekendedition.com.au

25 King merupakan sebuah gedung yang dibangun dengan menggunakan kayu. Bangunan ini difungsikan untuk perkantoran dan memiliki 10 tingkat lantai.  Aurecon merupakan perancang 25 King bersama dengan perusahaan desain dan manufaktur kayu, yaitu Lendlease’s DesignMake.

Gedung perkantoran ini dapat menampung hingga 600 orang. Bahan material yang digunakan yaitu CLT dan juga Glulam. Penggunaan material kayu pada bangunan ini menjadi bentuk usaha pemanfaatan lingkungan. Selain itu, 25 king menjadi gedung kayu tertinggi yang berada di wilayah Australia.

 

5. Dalston Lane – London

Lem kayu dan lem hpl Crona - architectmagazine.com dalston lane building 1 e1594858899724
architectmagazine.com

Seperti gedung kayu lainnya, Dalstone Lane juga menggunakan bahan CLT pada bangunan ini, mulai dari bagian lantai, dinding, tangga, hingga sisi eksterior bangunannya. Terdiri dari 10 lantai membuat Dalstone Lane memiliki ketinggian 33 meter.

Walaupun bangunan ini di dominasi oleh bahan CLT, Dalstone Lane tetap menggunakan bahan material lain, seperti semen dan baja yang diaplikasikan pada basement hingga ground floor. Hal ini bertujuan untuk mencegah bangunan dari kerusakan yang disebabkan oleh air.

Bagaimana? Sudah tau kan beberapa gedung tinggi yang menggunakan bahan kayu yang lebih dominan.

Jadi, apakah anda tertarik untuk membangun gedung seperti diatas?

Pada saat beraktivitas menggunakan kayu, selalu gunakan lem Crona ya!

Table of Contents

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Lem kayu

Lem Kayu Yang Paling Populer Di Kalangan Pengrajin Kayu

Kamu sedang mencari jenis lem kayu yang populer di dunia pengrajin kayu? Pas banget nih, kali ini MinCro mau membahas tentang beberapa jenis lem kayu yang populer di kalangan pengrajin kayu.  Sebelum itu, banyaknya jenis lem kayu yang ada ditujukan untuk menyesuaikan kebutuhan bagi para pengrajin kayu, mulai dari butuh yang tahan solvent (cairan thiner) pada saat melakukan finishing, lem yang tahan air untuk kerajinan kayu eksterior, hingga kebutuhan launnya, Banyak banget kan? Hehehe    Beberapa Jenis Lem Kayu Yang Populer  Lem Alifatik  Jenis lem alifatik ini banyak digunakan para pengrajin kayu karena lem ini memiliki keunggulan yang sesuai untuk membuat kerajinan kayu yang ditempatkan di dalam ruangan, Lem ini berbeda dengan lem putih biasa, lem alifatik memiliki keunggulan yang cepar kering, hasil akhir sambungan kayu yang kuat, hingga punya perlindungan terhadap cairan solvent nih Sobat

Read More »
Arrow-up