Yuk Cari Tau Beberapa Jenis Karpet Lantai Rumah Yang Menarik

Sumber: unsplash.com

Karpet atau dalam Bahasa Italia carpitacarple” yang berarti membului, merupakan penutup lantai berbahan tekstil yang berbulu pada bagian atasnya. Bahan dasar yang digunakan pada umumnya yaitu wol, sutra, nilon, hingga serat buatan.

Penggunaan karpet terbagi menjadi dua, sebagai dekorasi ruangan dengan menggunakan karpet lantai satuan, dan karpet yang secara permanen ditempel pada seluruh ruangan yang ada di rumah.

Karpet yang digunakan sebagai dekorasi ruangan memiliki beragam bentuk, seperti persegi panjang, persegi, hingga berbentuk lingkaran. Bahan dan motif yang digunakan juga beraneka ragam. Sedangkan, karpet yang ditempelkan secara permanen sering digunakan pada ruangan yang memiliki mesin pendingin seperti air conditioner (AC). Jika karpet permanen tidak diletakkan pada ruangan yang tidak ada mesin pendinginnya, karpet akan menimbulkan ruangan yang lembab.

Lem kayu dan lem hpl Crona - featured image jenis karpet e1597156169845
Sumber: unsplash.com

Lalu, karpet terdiri dari beberapa jenis jika dilihat dari bahan dasar yang digunakan, diantaranya yaitu:

1.      Karpet Wol

Karpet yang menggunakan bahan wol memiliki tekstur yang halus dan lembut. Karpet ini memiliki daya tahan terhadap air dan noda, serta dapat bertahan hingga puluhan tahun. Karpet ini tidak diperuntukan untuk daerah yang lembab karena akan menimbulkan jamur, lalu warna akan memudar.

 

2.      Karpet Sutra

Karpet berbahan sutra berasal dari serat alami, serta serat yang halus dan menjadikan karpet ini dapat mencegah distribusi udara panas, menyerap debu, dan menjaga kelembapan. Karpet ini juga dapat memberikan kesan yang mewah. Namun, kekurangan dari karpet ini yaitu mudah menimbulkan bekas kaki serta memiliki harga yang mahal.

 

3.      Karpet Nylon

Jenis karpet ini mudah dibersihkan, tahan lama, hingga mudah dipindahkan. Karpet nylon menjadi salah satu karpet yang berbahan sintetis. Karpet nylon tahan terhadap jamur, bahan kimia, serta abrasi. Selain itu, karpet nylon dapat dibeli dengan harga yang terjangkau.

 

4.      Karpet Vinyl

Pada umumnya karpet vinyl digunakan untuk melapisi seluruh lantai ruangan. Karpet yang terdiri dari 3 bagian, yaitu compact layer, glass fiber, dan printed layer, memiliki daya lentur namun kuat. Tetapi disisi lain, karpet vinyl rentan terhadap benda-benda tajam.

 

5.      Karpet Katun

Terbuat dari bahan alami dan memiliki tekstur yang lembut dan nyaman di kaki, serta harganya pun relatif murah. Namun, karpet katun tidak memiliki daya tahan yang lama karena memiliki serat yang lebih sensitif dan mudah menyerap cairan. disarankan untuk meletakkan karpet katun di tempat yang tidak sering dilalui orang.

 

6.      Karpet Sisal

Karpet sisal memiliki bahan yang berasal dari tumbuhan berdaun kuat. Selain lebih aman untuk digunakan, warna dari karpet sisal juga tidak mudah pudar. Karpet ini dapat digunakan untuk melapisi lantai di seluruh ruangan, termasuk tangga agar tidak licin, dan cocok juga untuk digunakan di luar ruangan. Untuk membersihkan karpet sisal hanya dapat menggunakan alat penyedot debu

 

7.      Karpet Polypropylene

Berasal dari bahan sintetis dan tekstur yang halus, karpet propylene menjadi salah satu karpet yang banyak diminati. Karpet ini mudah dibersihkan dari noda dan harganya terjangkau. Namun, karpet polypropylene memiliki kekurangan yaitu benang mudah ;epas, warna cepat pudar, dan lebih tipis dibandingkan dengan jenis karpet lainnya.

 

8.      Karpet Benang Rami

Benang rami merupakan salah satu bahan alami yang digunakan untuk membuat karpet lantai. Pada umumnya, karpet bendang rami memiliki tekstur lebih padat dan tidak lembut serta sifatnya lebih keras dan tahan terhadap cuaca, sehingga cocok digunakan di bagian luar rumah

 

9.      Karpet Viskose

Karpet jenis ini memiliki bahan buatan yang hampir mirip dengan bahan sutra. Untuk anda yang menginginkan karpet lantai yang halus dan memiliki corak yang bagus namun dananya terbatas, karpet viskose cocok untuk anda.

 

10.  Karpet Kulit

Bahan yang sering digunakan untuk membuat karpet kulit yaitu kulit sapi dan domba. Memiliki tekstur yang lembut dan dapat memberikan rasa hangat menjadi alasan dari banyaknya peminat karpet kulit. Tetapi, hindari karpet kulit dari tempat yang mudah terkena noda, karena karpet kulit tidak mudah dibersihkan.

 

Jadi, diantara beberapa jenis karpet diatas, mana yang jadi favorit anda?

Jika anda ingin menempelkan karpet secara permanen, segera beli Lem Crona Carpet yang aman digunakan, tidak berbau, tahan panas dan tahan air. Mau tau info selengkapnya mengenai Lem Crona Carpet? Klik Disini

 

Keramik atau Vinyl? Pertimbangkan 5 Hal Ini Sebelum Membeli!

Table of Contents

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Lem kayu

Lem Kayu Yang Paling Populer Di Kalangan Pengrajin Kayu

Kamu sedang mencari jenis lem kayu yang populer di dunia pengrajin kayu? Pas banget nih, kali ini MinCro mau membahas tentang beberapa jenis lem kayu yang populer di kalangan pengrajin kayu.  Sebelum itu, banyaknya jenis lem kayu yang ada ditujukan untuk menyesuaikan kebutuhan bagi para pengrajin kayu, mulai dari butuh yang tahan solvent (cairan thiner) pada saat melakukan finishing, lem yang tahan air untuk kerajinan kayu eksterior, hingga kebutuhan launnya, Banyak banget kan? Hehehe    Beberapa Jenis Lem Kayu Yang Populer  Lem Alifatik  Jenis lem alifatik ini banyak digunakan para pengrajin kayu karena lem ini memiliki keunggulan yang sesuai untuk membuat kerajinan kayu yang ditempatkan di dalam ruangan, Lem ini berbeda dengan lem putih biasa, lem alifatik memiliki keunggulan yang cepar kering, hasil akhir sambungan kayu yang kuat, hingga punya perlindungan terhadap cairan solvent nih Sobat

Read More »
Arrow-up