Ukuran Workbench Yang Ideal, Seperti Apa Ya?

Aktivitas dunia perkayuan tidak lepas dari yang namanya meja kerja atau dikenal juga dengan workbench.

Workbench ini menjadi pusat kegiatan berlangsungnya semua proses perkayuan, mulai dari memotong kayu, mengelem, hingga merakit kerajinan kayu. Tetapi, tidak sedikit pengrajin kayu yang mengalami masalah dengan meja kerjanya.

Mengapa hal ini bisa terjadi?

Masalah pada workbench berkaitan dengan kenyamanan pengrajin kayu yang menggunakan workbench tersebut. Kenyamanan ini ditandai dengan apakah tinggi workbench sudah sesuai dengan tinggi badan dari pengrajin kayu.

 

Ukuran Tinggi Workbench Yang Ideal

Lem kayu dan lem hpl Crona - Untitled design 2021 02 28T231902.965 e1614529622556

Permasalahan ukuran tinggi workbench  yang kurang nyaman ini dapat membuat aktivitas perkayuan menjadi terganggu, seperti dapat membuat punggung menjadi sakit karena posisi badan tidak benar dan juga produktivitas dapat menurun. Tetapi, jangan khawatir, kamu bisa membuat workbench yang nyaman digunakan kok.

Berdasarkan dari situs theenglishwoodworker.com, terdapat beberapa ukuran tinggi workbench yang dapat kamu pertimbangkan, diantaranya:

1. Ukuran rendah (74 cm – 76 cm)

Workbench dengan ukuran rendah bagus untuk aktivitas atau pekerjaan tangan. Selain itu, ukuran ini dapat membuat workbench menjadi lebih praktis.

2. Ukuran tinggi (97 cm – 99 cm)

Buat kamu yang memiliki ukuran workbench yang tinggi, meja kerja kamu cocok digunakan untuk pengerjaan hal yang membutuhkan ketelitian, pemotongan sambungan kayu, hingga penggunaan alat perkayuan listrik.

3. Ukuran rata-rata (86 cm – 91 cm)

Berbeda dari sebelumnya, workbench yang memiliki ukuran tinggi 86 cm – 91 cm biasanya digunakan untuk berbagai macam aktivitas pada workbench tersebut. Ukuran workbench ini, menjadi ukuran yang paling umum digunakan oleh pengrajin kayu.

 

Sebagai tambahan, jika selama melakukan aktivitas perkayuan berlangsung kamu menggunakan sepatu, pastikan saat mengukur tinggi workbench, kamu menggunakan sepatu yang sama. Agar ukuran tinggi workbench benar-benar tepat untuk kamu gunakan.

Selain itu, untuk membuat workbench ini kamu bisa menggunakan kayu lunak yang berkualitas salah satunya yaitu kayu pinus. Penggunaan kayu lunak dapat menjadi pilihan karena mudah didapatkan dan juga harganya yang lebih terjangkau dibandingkan dengan kayu keras. Tetapi, jika kamu memiliki modal lebih, kamu bisa mengkombinasikan kayu lunak dan kayu keras untuk membuat workbench kamu.

 

Itu dia beberapa ukuran tinggi workbench yang dapat kamu pilih. Semoga info ini bermanfaat ya!

Table of Contents

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Lem kayu

Lem Kayu Yang Paling Populer Di Kalangan Pengrajin Kayu

Kamu sedang mencari jenis lem kayu yang populer di dunia pengrajin kayu? Pas banget nih, kali ini MinCro mau membahas tentang beberapa jenis lem kayu yang populer di kalangan pengrajin kayu.  Sebelum itu, banyaknya jenis lem kayu yang ada ditujukan untuk menyesuaikan kebutuhan bagi para pengrajin kayu, mulai dari butuh yang tahan solvent (cairan thiner) pada saat melakukan finishing, lem yang tahan air untuk kerajinan kayu eksterior, hingga kebutuhan launnya, Banyak banget kan? Hehehe    Beberapa Jenis Lem Kayu Yang Populer  Lem Alifatik  Jenis lem alifatik ini banyak digunakan para pengrajin kayu karena lem ini memiliki keunggulan yang sesuai untuk membuat kerajinan kayu yang ditempatkan di dalam ruangan, Lem ini berbeda dengan lem putih biasa, lem alifatik memiliki keunggulan yang cepar kering, hasil akhir sambungan kayu yang kuat, hingga punya perlindungan terhadap cairan solvent nih Sobat

Read More »
Arrow-up