Shou Sugi Ban, Teknik Finishing Kayu Ala Negeri Sakura

Sumber: unsplash.com

Beberapa teknik finishing alami dapat dilakukan terhadap sebuah kayu, hal tersebut dilakukan agar tampilan serat kayu yang indah tetap terlihat.

Salah satu teknik finishing yang popular yaitu Shou Sugi Ban.

Sesuai dari namanya, teknik ini berasal dari negeri sakura, yaitu Negara Jepang. Shou Sugi Ban merupakan istilah yang dikenal secara internasional, untuk di wilayah Jepang masyarakat sekitar menyebutnya dengan yakisugi.

Lem kayu dan lem hpl Crona - Criticalconcrete.com e1596805559280
Sumber: criticalconcrete.com

 

Teknik Shou Sugi Ban diketahui sudah ada sejak abad ke-18, hayoo Sobat Crona ada yang udah lahir belum? Hehehe. Walaupun termasuk ke dalam teknik tradisional, Shou Sugi Ban tetap menjadi salah satu pilihan finishing dari pengrajin kayu loh.

Shou Sugi Ban adalah sebuah teknik finishing dengan cara membakar bagian permukaan kayu. Sebagian orang berpendapat bahwa hanya kayu lunak yang dapat diberi perlakuan Shou Sugi Ban, beberapa kayu diantaranya yaitu kayu pinus (jati belanda), cedar, maple, oak, dsb.

Terdapat beberapa tahapan untuk melakukan teknik ini, diantaranya:

  1. Potong papan kayu secara memanjang
  2. Siapkan obor atau alat pembakar, sikat, dan minyak penofin
  3. kemudian, bersihkan debu yang menempel dari permukaan kayu
  4. Lalu, Sobat Crona bisa memulai pembakaran permukaan kayu
Lem kayu dan lem hpl Crona - tinywunderhouse.com shou sugi ban 2 e1596805692166
Sumber: tinywunderhouse.com
  1. Setelah selesai dibakar, basahkan dan sikat permukaan kayu. tahap ini dapat membuat permukaan kayu menjadi lebih lembut
  2. Cuci papan kayu untuk menghilangkan debu, kemudian diamkan hingga kering sepenuhnya
  3. Terakhir, untuk membuat kayu bertahan lama, berikan minyak penofin pada permukaan kayu

Sebenarnya, apa aja sih manfaat yang akan kita dapatkan setelah menggunakan teknik Shou Sugi Ban ini?

Jika menggunakan teknik, kayu yang dimiliki Sobat Crona akan dapat bertahan lebih lama termasuk tahan terhadap perubahan cuaca, tahan terhadap sinar UV, tahan terhadap jamur, hingga tahan terhadap serangan rayap.

Dari manfaat tersebut, dapat dikatakan bahwa kayu yang diberi perlakuan teknik Shou Sugi Ban akan menambah kesan klasik dan dapat menghiasi bagian interior maupun eksterior.

Lem kayu dan lem hpl Crona - shousugiban.com shou sugi ban 3
Sumber: shousugiban.com

 

Jadi, Apakah kalian tertarik untuk mencoba teknik ini?

Table of Contents

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Lem kayu

Lem Kayu Yang Paling Populer Di Kalangan Pengrajin Kayu

Kamu sedang mencari jenis lem kayu yang populer di dunia pengrajin kayu? Pas banget nih, kali ini MinCro mau membahas tentang beberapa jenis lem kayu yang populer di kalangan pengrajin kayu.  Sebelum itu, banyaknya jenis lem kayu yang ada ditujukan untuk menyesuaikan kebutuhan bagi para pengrajin kayu, mulai dari butuh yang tahan solvent (cairan thiner) pada saat melakukan finishing, lem yang tahan air untuk kerajinan kayu eksterior, hingga kebutuhan launnya, Banyak banget kan? Hehehe    Beberapa Jenis Lem Kayu Yang Populer  Lem Alifatik  Jenis lem alifatik ini banyak digunakan para pengrajin kayu karena lem ini memiliki keunggulan yang sesuai untuk membuat kerajinan kayu yang ditempatkan di dalam ruangan, Lem ini berbeda dengan lem putih biasa, lem alifatik memiliki keunggulan yang cepar kering, hasil akhir sambungan kayu yang kuat, hingga punya perlindungan terhadap cairan solvent nih Sobat

Read More »
Arrow-up