Permasalahan Yang Dapat Terjadi Saat Finishing Kayu

Sumber: canva.com

Beberapa benda-benda kayu seperti furniture, kusen, pintu kayu, dan benda kayu lainnya melewati proses finishing untuk mempercantik tampilan kayu mereka.

Finishing merupakan proses akhir yang dilakukan pada suatu kegiatan. Dalam dunia perkayuan, finishing kayu dapat diartikan sebagai proses melapiskan permukaan kayu dengan tujuan untuk membuat kayu memiliki ketahanan dan keawetan yang lebih baik. Selain itu, proses pelapisan kayu ini juga dapat memberikan keindahan pada kayu.

Lem kayu dan lem hpl Crona - Untitled design 23 e1605714675433
Sumber: canva.com

Proses finishing dapat dilakukan dengan beberapa cara, seperti menggunakan bahan-bahan alami, bahan kimia, hingga dilakukan pembakaran pada permukaan kayu seperti teknik finishing shou sugi ban.

 

Masalah Finishing Kayu

Apapun kegiatannya, permasalahan dapat terjadi karena adanya berbagai faktor. Dalam kegiatan proses finishing kayu, berikut ini beberapa permasalahan yang kemungkinan dapat terjadi, diantaranya

1.      Adanya bekas sapuan kuas

Apakah kamu pernah melihat adanya bekas sapuan kuas saat melakukan proses finishing kamu? Bagi sebagian orang, permasalahan ini hanya terjadi pada bahan finishing yang dicairkan menggunakan air. Tetapi kenyataannya, hal ini terjadi karena disebabkan oleh pengaruh angin yang membuat bahan finishing terlalu cepat mengering.

Untuk mengatasi hal ini, kamu membutuhkan ruangan yang dikhususkan untuk melakukan proses finishing untuk mencegah munculnya bekas sapuan kuas pada permukaan kayu.

2.      Permukaan kayu tidak rata

Permasalahan yang satu ini mungkin pernah kamu alami. Permukaan kayu yang tidak rata dapat terlihat seperti adanya bubble atau bulatan-bulatan kecil yang muncul pada permukaan kayu. Salah satu penyebab bulatan-bulatan kecil tersebut muncul yaitu karena sebelum finishing dilakukan, permukaan kayu belum benar-benar bebas dari debu atau kotoran. Sehingga kamu harus benar-benar memastikan kondisi permukaan kayu sebelum finishing.

3.      Bekas lem

Dalam melakukan proses pengeleman kayu, kamu perlu memperhatikan banyaknya lem kayu yang digunakan, karena jika penggunaan lem terlalu banyak dapat menimbulkan bekas pada permukaan kayu, terutama pada jenis lem yang dapat meninggalkan warna. Jika lem sudah terlanjur kering, proses finishing tidak akan berjalan dengan baik, karena lem tidak dapat menyerap bahan finishing

Untuk itu, kamu perlu mengamplas ulang permukaan kayu tersebut sampai permukaan kayu bebas dari adanya bekas lem yang menempel. Hal ini dapat kamu cegah dengan cara membersihkan sisa lem dengan cepat dan bersih sebelum lem tersebut mengering.

4.      Finishing tidak menempel pada kayu

Selain karena adanya bekas lem, penyebab lain yang dapat membuat lapisan finishing tidak menempel yaitu melakukan pelapisan finishing pada kayu yang basah. Beberapa bahan finishing tidak dapat digunakan pada media kayu yang basah. Oleh karena itu, pastikan kayu kamu sudah benar-benar mengering ya Sobat Crona

 

Itu dia beberapa permasalahan yang mungkin dapat terjadi pada saat melakukan proses finishing kayu. Semoga info ini bermanfaat buat kalian!

Table of Contents

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Lem kayu

Lem Kayu Yang Paling Populer Di Kalangan Pengrajin Kayu

Kamu sedang mencari jenis lem kayu yang populer di dunia pengrajin kayu? Pas banget nih, kali ini MinCro mau membahas tentang beberapa jenis lem kayu yang populer di kalangan pengrajin kayu.  Sebelum itu, banyaknya jenis lem kayu yang ada ditujukan untuk menyesuaikan kebutuhan bagi para pengrajin kayu, mulai dari butuh yang tahan solvent (cairan thiner) pada saat melakukan finishing, lem yang tahan air untuk kerajinan kayu eksterior, hingga kebutuhan launnya, Banyak banget kan? Hehehe    Beberapa Jenis Lem Kayu Yang Populer  Lem Alifatik  Jenis lem alifatik ini banyak digunakan para pengrajin kayu karena lem ini memiliki keunggulan yang sesuai untuk membuat kerajinan kayu yang ditempatkan di dalam ruangan, Lem ini berbeda dengan lem putih biasa, lem alifatik memiliki keunggulan yang cepar kering, hasil akhir sambungan kayu yang kuat, hingga punya perlindungan terhadap cairan solvent nih Sobat

Read More »
Arrow-up