Pembagian Jenis Kayu Berdasarkan Keawetan dan Kekuatannya

Sumber: unsplash.com

Kayu dikenal dengan bahan multifungsi untuk membantu kegiatan sehari-hari manusia. Sebelum menggunakan kayu, pastikan kamu mengetahui tingkat keawetan kayu dan Kekuatan Kayu. Terlebih lagi jika kayu digunakan dalam jangka panjang, seperti dijadikan bahan untuk konstruksi.

Keawetan kayu merupakan daya tahan yang dimiliki suatu jenis kayu terhadap berbagai faktor yang merusak kayu, seperti jamur, rayap, bubuk kayu kering, dsb. Sedangkan kekuatan kayu yaitu tingkat ketahanan sebuah kayu terhadap kekuatan mekanis (beban).

 

Tingkat keawetan kayu dapat dilihat dari beberapa pengukuran, diantaranya:

  1. Kayu berada di tanah lembab
  2. Kayu berada di tempat yang tidak terlindung, namun air tidak dapat masuk ke dalam tempat penyimpanan
  3. Kayu berada di tempat yang terlindung
  4. Kayu berada di tempat yang terlindung dan dipelihara, serta daya tahan kayu terhadap rayap dan serangga diamati
  5. Kayu dimakan oleh rayap
  6. Kayu dimakan oleh serangga lain seperti kumbang

 

 

Tingkat / Kelas Keawetan Kayu

Pengukuran I II III IV V
1 8 Tahun 5 Tahun 3 Tahun Singkat Sekali Singkat Sekali
2 20 Tahun 15 Tahun 10 Tahun Beberapa Tahun Singkat Sekali
3 Tidak Terbatas Tidak terbatas Lama 10 – 20 Tahun Singkat
4 Tidak terbatas Tidak terbatas Tidak Terbatas Minimum 20 Tahun Maksimum 20 Tahun
5 Tidak Tidak Agak Cepat Cepat Sekali Cepat Sekali
6 Tidak Tidak Tidak Tidak Berbahaya Cepat Sekali

 

 

Adanya tingkat/kelas keawetan kayu dapat membuat kita menghindari penggunaan kayu kelas III – V sebagai mebel luar ruangan. Selain itu, kita dapat memberikan perlakuan khusus jika kayu kelas III – V digunakan untuk memenuhi kebutuhan dengan kayu kelas I – II. Salah satu perlakuan khusus yang dimaksud, yaitu pengawetan kayu menggunakan obat pengawet.

 

 

Berikut ini merupakan jenis kayu yang termasuk ke dalam masing-masing kelas keawetan kayu

  • Kelas I : Kayu Jati, Sonokeling, Ulin, dll
  • Kelas II : Kayu Bungur, Akasia, Rasamala, dll
  • Kelas III : Kayu Pinus, Meranti Merah, Sungkai, dll
  • Kelas IV : Kayu Jeunjing, Benuang, Sengon, dll
  • Kelas V : Kayu Balsa, Kenanga, Bangkali, dll

 

Selanjutnya, untuk tingkat / kelas kekuatan kayu dilihat dari 3 faktor, yaitu kuat lentur dalam satuan kg/cm2, kuat desak dalam satuan kg/cm2, serta berat jenis kayu. Lihat pada tabel berikut:

Tingkat / Kelas Kekuatan Kayu

Pengukuran I II III IV V
Kuat Lentur kg/cm2 1100 725 500 360 < 360
Kuat Desak kg/cm2 750 425 300 215 <215
Berat Jenis 0,9 0,6 0,4 0,3 < 0,3

 

 

Di bawah ini merupakan jenis kayu yang termasuk ke dalam masing-masing kelas kekuatan kayu

  • Kelas I : Kayu Ulin, Balam, Bangkirai, dll
  • Kelas II : Kayu Jati, Sonokeling, Bungur, Rasamala, Meranti Merah, Sungkai, Akasia dll
  • Kelas III : Kayu Pinus, Bangkali,Jabon, dll
  • Kelas IV : Kayu Jeunjing, Benuang, Sengon, dll
  • Kelas V : Kayu Balsa

 

Berdasarkan dua data diatas, dapat dikatakan bahwa kayu yang berada pada kelas keawetan kayu I, belum tentu memiliki kelas kekuatan I. Dalam menentukan kualitas pakai, gunakan kelas awet sebagai penentunya, karena walaupun sebuah kayu berada pada kelas kuat tinggi, kualitas pakainya akan tetap rendah jika kelas awet kayu rendah.

 

Jika kalian ingin berkreasi di dunia perkayuan, jangan lupa gunakan lem kayu Crona ya!

Table of Contents

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Lem kayu

Lem Kayu Yang Paling Populer Di Kalangan Pengrajin Kayu

Kamu sedang mencari jenis lem kayu yang populer di dunia pengrajin kayu? Pas banget nih, kali ini MinCro mau membahas tentang beberapa jenis lem kayu yang populer di kalangan pengrajin kayu.  Sebelum itu, banyaknya jenis lem kayu yang ada ditujukan untuk menyesuaikan kebutuhan bagi para pengrajin kayu, mulai dari butuh yang tahan solvent (cairan thiner) pada saat melakukan finishing, lem yang tahan air untuk kerajinan kayu eksterior, hingga kebutuhan launnya, Banyak banget kan? Hehehe    Beberapa Jenis Lem Kayu Yang Populer  Lem Alifatik  Jenis lem alifatik ini banyak digunakan para pengrajin kayu karena lem ini memiliki keunggulan yang sesuai untuk membuat kerajinan kayu yang ditempatkan di dalam ruangan, Lem ini berbeda dengan lem putih biasa, lem alifatik memiliki keunggulan yang cepar kering, hasil akhir sambungan kayu yang kuat, hingga punya perlindungan terhadap cairan solvent nih Sobat

Read More »
Arrow-up