Ini Alasan Mengapa Harus Pilih Kayu Pinus

kayu pinus

Siapa yang belum kenal dengan kayu pinus? Iya! jenis kayu yang satu ini termasuk dalam kategori kayu lunak yang kuat dan tahan terhadap goncangan. Di wilayah Indonesia, banyak orang menyebutnya dengan ‘kayu janda’ alias kayu jati belanda.

Kayu ini merupakan salah satu jenis kayu yang banyak digunakan oleh para pengrajin kayu. Kayu lunak yang satu ini juga banyak beredar di berbagai macam negara, termasuk di Indonesia. Pada umumnya pengrajin kayu memanfaatkan kayu palet jenis pinus untuk dibuat menjadi sebuah karya.

Jenis kayu yang satu ini sangat banyak ditemukan dalam berbagai macam bentuk, mulai dari jam dinding, asbak, rak, meja, dan masih banyak yang lainnya.

 

Alasan Memilih Kayu Pinus

Mungkin kamu bertanya-tanya, “kenapa sih banyak orang menggunakan kayu jati belanda ini untuk berkarya? Padahal kelihatannya sama saja seperti kayu lainnya”. Eiitsss tenang dulu, pada kenyataannya ada beberapa alasan kenapa orang pilih kayu pinus kok, diantaranya yaitu:

Harga

Jika dibandingkan dengan kayu lainnya yang memiliki kualitas setara, harga kayu jati belanda ini lebih terjangkau. Mengapa? Karena jika tidak mendapatkan kayu yang utuh, kamu bisa membeli kayu palet bekas yang dijual dipasaran.

Warna

Lem kayu dan lem hpl Crona - Untitled design 2021 06 30T002415.270 e1624987530939

Memiliki warna yang terang, membuat kayu jati belanda ini dapat dipadukan dengan barang lainnya dan juga cocok pada beberapa gaya tampilan ruangan.

Dampak lingkungan lebih sedikit

Lem kayu dan lem hpl Crona - Untitled design 2021 06 30T002317.388 e1624987606585

Karena waktu pertumbuhan dari pohon pinus tidak terlalu lama seperti kayu jati dan kayu sejenis lainnya. Hal ini membuat stok kayu pinus akan tetap ada, tidak langka, dan harga jadi lebih terjangkau.

Lunak

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, kayu ini termasuk ke dalam golongan kayu lunak. Sehingga, kamu dapat membentuk sedemikian rupa, sesuai dengan keinginan kamu.

Tahan terhadap penyusutan dan pembengkakan

Walaupun secara umum penyusutan dan pembengkakan kayu merupakan hal yang wajar, namun kayu yang satu ini dapat bertahan terhadap dua masalah ini. Jadi, kayu jati belanda dapat memanfaatkan bentuk aslinya.

 

Itu dia beberapa alasan yang dapat kamu pertimbangkan untuk memilih kayu pinus.

Jika ingin berkarya dengan kayu, pastikan kamu menggunakan lem kayu Crona yaa!

Table of Contents

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Lem kayu

Lem Kayu Yang Paling Populer Di Kalangan Pengrajin Kayu

Kamu sedang mencari jenis lem kayu yang populer di dunia pengrajin kayu? Pas banget nih, kali ini MinCro mau membahas tentang beberapa jenis lem kayu yang populer di kalangan pengrajin kayu.  Sebelum itu, banyaknya jenis lem kayu yang ada ditujukan untuk menyesuaikan kebutuhan bagi para pengrajin kayu, mulai dari butuh yang tahan solvent (cairan thiner) pada saat melakukan finishing, lem yang tahan air untuk kerajinan kayu eksterior, hingga kebutuhan launnya, Banyak banget kan? Hehehe    Beberapa Jenis Lem Kayu Yang Populer  Lem Alifatik  Jenis lem alifatik ini banyak digunakan para pengrajin kayu karena lem ini memiliki keunggulan yang sesuai untuk membuat kerajinan kayu yang ditempatkan di dalam ruangan, Lem ini berbeda dengan lem putih biasa, lem alifatik memiliki keunggulan yang cepar kering, hasil akhir sambungan kayu yang kuat, hingga punya perlindungan terhadap cairan solvent nih Sobat

Read More »

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Arrow-up