Search

Harga Lem Kayu

Harga Lem Kayu

Harga Lem Kayu: Jenis dan Perbedaan Kualitas

Dalam dunia woodworking, furniture, dan konstruksi ringan, lem kayu sering dianggap sebagai “komponen kecil” yang kurang diperhitungkan. Tapi justru di sinilah banyak asumsi keliru muncul: banyak orang mengira semua lem kayu itu sama, jadi harga yang paling murah otomatis dianggap paling menguntungkan. Kenyataannya? Perekat adalah penentu kekuatan struktur, daya tahan furnitur, dan bahkan kualitas finishing.

Artikel ini membantu Anda memahami faktor yang memengaruhi harga lem kayu, kisaran harga di pasaran, dan cara memilih lem yang paling sesuai kebutuhan, bukan yang sekadar murah.


Apa Saja yang Mempengaruhi Harga Lem Kayu?

Sebelum membahas nominal, perlu diuji dulu logika umum bahwa “harga disetir oleh merek dan ukuran saja.” Itu terlalu sempit. Ada beberapa faktor fundamental:

1. Komposisi & Teknologi Adhesive

Lem dengan formula Polyurethane (PU) atau Solvent Rubber (SR) jelas berbeda karakteristik dan harganya dibandingkan PVAc putih standar.

  • PVAc (lem putih): lebih murah, cocok untuk interior, beban ringan–sedang.

  • Solvent-based: lebih kuat, tahan panas, cocok untuk kayu keras dan HPL.

  • PU Glue: tahan air, cocok untuk outdoor & struktur.

Semakin tinggi performanya, biasanya harga ikut naik.

2. Daya Rekat & Ketahanan

Harga sering berkorelasi dengan nilai shear strength, open time, ketahanan air (D1–D4), dan kemampuan menahan suhu tinggi.

Jika sebuah lem memberikan durability jangka panjang, biaya awal yang sedikit lebih tinggi justru jauh lebih efisien.

3. Kecepatan Kering

Banyak pengguna tidak memperhitungkan ini, padahal lem cepat kering menurunkan biaya produksi, terutama untuk workshop.

4. Kualitas Merek & Konsistensi Produksi

Lem premium biasanya lebih konsisten batch-to-batch. Workshop profesional biasanya rela membayar lebih untuk stabilitas kualitas.


Kisaran Harga Lem Kayu di Pasaran (Update 2025)

Harga di bawah adalah kisaran umum untuk Indonesia. Bisa bervariasi tergantung lokasi, brand, dan volume.

1. Lem PVAc (Lem Putih / Lem Waterbased)

  • 200–500 ml: Rp15.000 – Rp40.000

  • 1 kg – 2.5 kg: Rp45.000 – Rp120.000

  • 5 kg – 20 kg: Rp180.000 – Rp700.000

Cocok untuk: indoor furniture, kerajinan kayu, sambungan ringan.

2. Lem Solvent Rubber (SR) – Lem Kuning

  • 400–500 ml: Rp25.000 – Rp60.000

  • 1 kg – 2.5 kg: Rp60.000 – Rp150.000

  • 5–20 kg: Rp220.000 – Rp900.000

Cocok untuk: HPL, multipleks, MDF, dan heavy-duty joining.

3. Lem PU (Polyurethane Glue)

  • 150–300 ml: Rp30.000 – Rp80.000

  • 1 kg: Rp85.000 – Rp150.000

  • 2.5 kg – 20 kg: Rp250.000 – Rp1.000.000

Cocok untuk: outdoor, struktur, area lembap, kayu keras.

Baca juga: 

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Arrow-up