Halo Sobat Crona!
Kamu lagi mau bikin furniture berlapis HPL, tapi bingung mau pilih papan dasarnya?
Pas banget nih Sobat Crona, HPL itu punya lapisan permukaan yang tahan gores dan mudah dibersihkan, tapi hasil akhirnya tetap bergantung pada papan di bawahnya lho.
Nah, biar Sobat Crona nggak salah pilih, yuk kenalan sama 10 jenis papan kayu yang bisa dipasangi HPL.
Yuk, Kita Bahas 10 Pilihan yang bisa dipasangi HPL:
10. Engineered Wood Board
MinCro mulai dari yang mungkin jarang Sobat Crona dengar atau kurang begitu populer ya. Engineered Wood Board adalah papan kayu yang diolah dan direkatkan agar hasilnya lebih stabil dan seragam.

Sebenarnya masih satu keluarga dengan plywood, MDF, dan LVL.
9. Papan Bambu Laminasi
Bilah bambu disusun lalu dilaminasi sampai menjadi papan. Hasilnya kuat, ramah lingkungan, dan bambu juga cepat tumbuh kembali. Cocok banget buat kamu yang perduli soal lingkungan nih.

Dan bisa dipasangi HPL juga kok, usahakan permukaannya diamplas rata terlebih dahulu ya agar hasil tempelnya rapi dan maksimal.
8. LVL
LVL singkatan dari Laminated Veneer Lumber, tersusun dari lapisan veneer tebal yang direkatkan searah serat, jadi punya kekuatannya yang tinggi.

LVL cocok untuk rangka urniture, bangku panjang atau meja dengan bentangan lebar.
7. Finger Joint Board
Papan ini terbuat dari potongan kayu solid yang disambung berbentuk jari. Makanya dinamain finger joint. Karakternya mirip kayu asli, tapi lebih stabil.

Cocok banget nih buat meja, rak, dan daun pintu.
6. OSB
OSB dibuat dari serpihan kayu panjang (strand) yang disusun berarah, sehingga kuat dan tahan benturan. Tampilannya memang agak kasar, karena teksturnya tidak serata MDF. Tapi justru itu yang bikin OSB cocok untuk furniture bergaya industrial, tapi kalau Sobat Crona mau tampilan lebih halus, kamu bisa haluskan dulu permukaannya sebelum dipasangi HPL.

5. Particle Board
Particle board terbuat dari serpihan kayu yang dipress. Harganya paling bersahabat, jadi pas untuk furniture ringan seperti rak dan kabinet dengan budget hemat.

Tapi ingat, particle board kurang tahan terhadap lembap dan beban berat, dan pastikan juga bagian tepinya tertutup rapi ya, Sobat Crona.
4. HDF
Gampangnya, anggap saja HDF itu versi MDF yang lebih padat. Kerapatannya tinggi, jadi lebih keras dan kuat, dan lebih awet untuk bagian yang sering tertekan.

Nah, Sobat Crona, HDF biasanya dipakai untuk panel pintu dan lapisan lantai.
3. MDF
MDF terbuat dari serat kayu halus yang dipress dengan perekat. Kelebihan utamanya, permukaannya sangat rata dan halus, jadi HPL menempel rapi tanpa bergelombang.

Kekurangannya, MDF kurang tahan lembap dan cukup berat. Hindari area yang sering basah, kecuali Sobat Crona memakai yang tipe tahan air.
2. Blockboard
Blockboard punya inti potongan kayu solid yang diapit veneer di kedua sisinya. Hasilnya ringan tapi kokoh. Karena bobotnya lebih ringan dibanding papan padat, pemasangannya juga lebih mudah.

Blockboard biasanya dipakai untuk daun pintu dan meja berukuran besar.
1. Plywood
Dan ini dia juara paling populer ! Plywood adalah lembaran tipis kayu (veneer) yang disusun bersilangan lalu direkatkan. Hasilnya kuat, stabil, dan tidak mudah melengkung.

Plywood sangat cocok untuk kabinet, lemari, dan meja.
3 Tips Sebelum Memasang HPL
Sebelum mulai menempel, ingat 3 hal ini supaya hasilnya lebih awet ya, Sobat Crona:
- Pastikan permukaan papan rata, kering, dan bersih dari debu. Permukaan yang kotor atau lembap bisa bikin daya rekat lem tidak maksimal.
- Gunakan lem yang sesuai dan tepat. Misalnya lem putih waterbased khusus HPL seperti Lem Crona WOW.
- Pasang HPL di kedua sisi papan agar tarikan seimbang dan papan tidak mudah melengkung.
Kenapa Harus Lem Crona WOW
Papan sebagus apa pun, hasilnya bisa kurang maksimal kalau lemnya kurang pas. HPL bergelombang, bau lem yang menyengat, hingga ruangan tidak bisa langsung dipakai. Tiga keluhan itu sering banget MinCro dengar.
✅ Lem Crona WOW hadir sebagai solusi. Ini lem putih khusus HPL, PVC Sheet, dan Deco Sheet. Karena berbahan dasar air, lem ini tidak berbau dan lebih nyaman dipakai.

Kenapa sekarang makin banyak yang pakai Lem Crona WOW (Lem Waterbased)
Berikut beberapa alasan kenapa sekarang sudah banyak yang menggunakan lem waterbased:
- Tidak berbau. Berbahan dasar air, jadi tidak beracun dan tidak menyengat.
- Aplikasi satu sisi. Cukup oleskan pada satu sisi (di multipleks), jadi pemakaian lem lebih hemat.
- Anti gelembung. Hasil tempel HPL lebih rata dan rapi.
- Ruangan langsung siap pakai. Begitu lem kering, ruangan bisa langsung digunakan.
Berikut Cara Pakainya, Mudah dan efisien:
- Oleskan lem secara merata hanya di satu sisi (pada multipleks saja).
- Tempelkan HPL pada multipleks.
- Gosok HPL pakai kain atau spons supaya lem merekat dengan rata.
- Tunggu sekitar 2-4 jam agar lem kering sempurna.
Selesai deh Sobat Crona!
Tidak ada papan yang paling bagus untuk semua kebutuhan. Pilih papan sesuai dengan fungsinya. Jika permukaan papan akan dilapisi HPL, gunakan lem yang sesuai untuk merekatkan HPL pada papan agar hasil pelapisan lebih kuat, rapi, dan tahan lama.
Masih ada pertanyaan seputar material furniture atau ingin tahu lebih lanjut tentang Lem Crona WOW?
Langsung aja tanya MinCro ya!!
Kalau Sobat Crona ada pertanyaan lain, jangan ragu, langsung saja hubungi MinCro ya 👇