Vinyl Lantai
Sobat Crona, Lantai vinyl banyak di minati di banyak proyek interior, harga yang bersahabat, motifnya variatif dan pemasangannya yang relatif lebih cepat dibanding material lantai lain.
Tapi dibalik semua kelebihannya, Sobat Crona pasti pernah menemui satu atau dua keluhan soal lantai vinyl yang bermasalah setelah beberapa bulan terpasang.
Mulai dari:
- Vinyl yang mengelupas di sudut ruangan.
- Permukaan yang bergeser saat dilewati furniture berat, sampai,
- Lem yang tidak merata sempurna.
Semua masalah ini sebenarnya bisa dicegah kalau kita tau akar penyebabnya sejak tahap perencanaan sampai pemasangannya.

Masalah Umum dengan Lem Vinyl Lantai
Vinyl lantai setelah dipasang pasti selalu ada permasalahan yang terjadi, Nah, sebaiknya cegah masalah itu sebelum pemasangannya ya.
Berikut beberapa pertanyaan umum yang terjadi dilapangan:
1. Kenapa lem vinyl suka gagal nempel maksimal
Sobat Crona pasti sering ngalamin seperti ini, MinCro kasih tau beberapa hal kenapa lem vinyl suka gagal nempel maksimal:
- Aplikasi lem yang terlalu banyak atau terlalu sedikit.
Kalau terlalu tebal, vinyl malah gelembung dari permukaan. Kalauterlalu tipis, vinylnya nggak nempel sempurna. - Lupa membersihkan lantai terlebih dahulu sebelum di oles lem.
Debu, sisa cat atau residu minyak. Permukaan yang belum bersih akan menghalangi daya rekat lem meski produknya berkualitas tinggi.
2. Kenapa vinyl lantai mengelupas?
Vinyl lantai mengelupas adalah salah satu keluhan yang paling sering ditemui pasca pemasangan, biasanya muncul di area sudut ruangan, dekat pintu, atau di sepanjang sambungan antar lembar (seam). Berikut MinCro rangkum penyebab umumnya:
- Lantai dasarnya (subfloor) lembap.
- Persiapan permukaan yang kurang prepare. Pastikan subfloor rata dan sudah bersih dari debu dan residu.
- Aplikasikan lem dengan merata di tepi sudut dan bagian yang paling rentan terangkat lebih dulu.
- Beban berat atau gesekan berulang, Furnitur tanpa alas pelindung yang sering digeser bisa merusak ikatan lem secara perlahan.

Pastikan kondisi subfloor, teknik aplikasi lem, hingga proses pemasangannya sudah dipersiapkan dengan benar sejak awal.
Bagaimana Cara Mudah Mencegah Vinyl Lantai Cepat Rusak?
Sobat Crona, persiapan yang benar sejak awal. Berikut MinCro rangkum beberapa masalah yang sering muncul dan cara mengatasinya:
- Vinyl menggelembung atau terangkat.
Biasanya karena lantai dasar tidak rata, kotor, atau lembap. - Permukaan tergores.
Biasanya karena kaku furnitur yang tajam atau terdapat pasir/kotoran dari luar. Sebaiknya berikan alas felt atau karet di kaki furniture dan rutin dibersihkan. - Lapisan atas mengelupas.
Biasanya karena sering atau kebanyakan pakai cairan pembersih kimia keras. Cukup pakai air bersih atau cairan pembersih khusus vinyl yang lembut saja atau cairan yang tidak terlalu keras zat kimianya.
Lem Vinyl yang Cuma Oles 1 Sisi & Tidak Berbau Menyengat
Ngomongin soal lem yang tepat, MinCro mau kenalin “Lem Crona Carpet”, lem yang memang didesain khusus buat pasang vinyl lantai dan karpet lantai dengan alas berlapis karet.
Kenapa harus Lem Crona Carpet?
Berikut alasannya:
- Waterbased
Lem yang ramah lingkungan. - Tidak bau menyengat
Ruangan jadi bisa langsung dipakai & jadi lebih aman saat aplikasi di ruangan tertutup. - Aplikasi cuma 1 sisi saja (di lantai)
Pekerjaan jadi lebih irit, mudah, dan efisien. - Rekatan kuat
Hasil pemasangan lebih awet dan minim resiko. - Mudah dilepas pasang
Walaupun rekatannya kuat, vinyl bisa dilepas pasang kalau mau mengganti dengan vinyl baru. - Tahan panas.

Lem Crona Carpet sangat cocok untuk penggunaan interior dan workshop dengan daya sebar 200-250/m ². Tersedia dalam kemasan 4 kg dan 20 kg, jadi tinggal sesuaikan saja dengan kebutuhan proyek Sobat Crona.
Yuk, coba Lem Crona Carpet buat proyek Sobat Crona berikutnya!
Mau tanya-tanya lengkap Lem Crona Carpet?
Jangan ragu hubungi MinCro ya!
Baca Juga :