6 Penyebab Keretakan Pada Beton Yang Perlu Kamu Ketahui

Sumber: pixabay.com

Dalam pembuatan sebuah bangunan seperti gedung, rumah, jalan layang, atau yang lainnya, tentu membutuhkan berbagai macam bahan konstruksi. Salah satunya yaitu beton

Beton merupakan campuran bahan yang terdiri dari semen portlan, agregat halus, agregat kasar dan air. Dalam pembangunan konstruksi menggunakan beton, pekerja harus mengerjakannya dengan sangat teliti. Mengapa? Karena jika para pekerja tidak teliti, beton akan mengalami keretakan. Keretakan-keretakan yang timbul dapat menimbulkan penurunan daya tahan pada beton.

 

Penyebab Keretakan Beton

Lalu, apa saja hal-hal yang membuat beton menjadi retak? Berikut ini kami berikan beberapa penyebabnya:

1. Suhu

Pada saat bahan dasar dicampurkan, beton akan mengalami pengerasan. Ketika pengerasan terjadi, adanya peningkatan suhu yang berasal dari reaksi air dan semen. Sehingga pada waktu suhu campuran beton terlalu tinggi, kemudian mengeras, akan membuat keretakan pada permukaan beton

 

2. Pembebanan yang terlalu cepat

Beton membutuhkan waktu untuk mencapai kekuatan maksimalnya. Waktu yang diperlukan yaitu sekitar 28 hari dan dalam waktu yang sama, beton tidak diperbolehkan menerima beban maksimal. Hal tersebut dapat mengakibatkan beton menjadi retak.

 

3. Reaksi Kimia

Lem kayu dan lem hpl Crona - pixabay penyebab keretakan beton 3 e1596445094656
Sumber: pixabay.com

Udara yang mengandung karbon dioksida dapat bereaksi dengan sifat alkali yang ada pada beton, dari reaksi tersebut akan menimbulkan keretakan pada beton karena terjadinya peningkatan volume bahan yang cukup besar

 

4. Proses Pengerjaan Yang Keliru

Tidak menggunakan bahan yang sesuai dengan spesifikasi ukuran dan jumlah pada perencanaan, dapat menurunkan kualitas beton termasuk mengakibatkan beton menjadi retak

 

5. Korosi Baja Tulangan

Lem kayu dan lem hpl Crona - hesa.co .id penyebab keretakan beton 5 e1596445154934
Sumber: hesa.co.id

Keretakan pada beton dapat dipengaruhi oleh baja tulangan yang mengalami korosi. Baja tulangan digunakan untuk mencegah keretakan pada beton, namun jika baja tulangan mengalami korosi, maka terjadi pengembangan pada baja tulangan dan mendesak beton, lalu beton akan menjadi retak

 

6. Tidak Ada Perawatan Setelah Pengecoran

Beton yang sudah dibuat perlu mendapatkan perawatan tepat. Jika perawatan tidak dilakukan maka proses pengerasan beton akan terjadi dalam waktu yang singkat. Jika hal itu terjadi, maka timbul keretakan pada beton

 

 

Dari beberapa poin diatas, mana yang paling sering kamu temui?

 

Table of Contents

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Lem kayu

Lem Kayu Yang Paling Populer Di Kalangan Pengrajin Kayu

Kamu sedang mencari jenis lem kayu yang populer di dunia pengrajin kayu? Pas banget nih, kali ini MinCro mau membahas tentang beberapa jenis lem kayu yang populer di kalangan pengrajin kayu.  Sebelum itu, banyaknya jenis lem kayu yang ada ditujukan untuk menyesuaikan kebutuhan bagi para pengrajin kayu, mulai dari butuh yang tahan solvent (cairan thiner) pada saat melakukan finishing, lem yang tahan air untuk kerajinan kayu eksterior, hingga kebutuhan launnya, Banyak banget kan? Hehehe    Beberapa Jenis Lem Kayu Yang Populer  Lem Alifatik  Jenis lem alifatik ini banyak digunakan para pengrajin kayu karena lem ini memiliki keunggulan yang sesuai untuk membuat kerajinan kayu yang ditempatkan di dalam ruangan, Lem ini berbeda dengan lem putih biasa, lem alifatik memiliki keunggulan yang cepar kering, hasil akhir sambungan kayu yang kuat, hingga punya perlindungan terhadap cairan solvent nih Sobat

Read More »
Arrow-up